Kamis, 11 September 2008

Kegiatan Penyaluran Zakat Siswa SMK Brawijaya Mojokerto


SMK Brawijaya Menyalurkan Zakat dari Anak didik ke Masyarakat sekitar.

Sebagaimana biasanya, pada bulan puasa, maka SMK Brawijaya Mojokerto melakukan kegiatan rutin terkait dengan peningkatan kualitas keimanan anak didik dan menumbuhkan rasa solidaritas serta kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang perlu mendapatkan bantuan.
SMK Brawijaya memang berusha sekuat tenaga untuk mnerapkan proses pembelajaran yang berdasar pada efektivitas program pembelajaran dengan mengutamakan kepraktisan metode yang bersifat implementatif terhadap kebutuhan masyarakat.
Untuk memperlancar program kegiatan sekolah, khususnya kegiatan OSIS, maka Kepala Sekolah mendelegasikan tugas kepada Waka Kesiswaan untuk menyelenggarakan kegiatan terkait dengan bulan puasa ini, yaitu pengumpulan zakat dan kegiatan pondok romadhon. Kegiatan ini secara aktif dilaksanakan oleh pengurus OSIS dengan bimbingan dari Pembina OSIS dan Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan.
Setiap tahun, keluarga besar SMK Brawijaya Mojokerto memang selalu melaku-kan kegiatan terkait dengan peningkatan kualitas keimanan dengan mengum-pulkan zakat di sekolah bagi anak didiknya. Hal ini merupakan konsep pembel-ajaran implementatif yang diterapkan di SMK Brawijaya Mojokerto.
Dan, sebagaimana umumnya, maka sebelum menyerahkan zakat ke panitia, OSIS, maka setiap anak harus mengucapkan akad zakat yang secara umum dapat kita katakan sebagai sebuah niat untuk menzakati diri dari segala hal yang mengotori diri. Zakat dapat juga dikatakan sebagai penyisihan sebagai harta yang kita miliki sebagai bagian milik orang-orang yang tidak mampu dan dititipkan Tuhan di dalam rejeki kita.
Maka, tidak heran jika pada beberap hari awal puasa saja sudah cukup banyak yayasan yang mengajuhkan permohonan untuk mendapatkan bagian dari pembagian/penyaluran zakat dari anak didik SMK Brawijaya Mojokerto. Cukup banyak yayasan yang pengirimkan permohonan/proposal untuk memanfaat-kan untuk berbagai kebutuhan, misalnya untuk memberikan makan bagi anak-anak yatim atau membangun sarana penampungan dan pemeliharaan anak-anak yatim dan sebagainya.
Tetapi, terkait dengan proses penyaluran zakat dari anak didik ini, panitia sudah mempunyai program penyalurannya, yaitu lebih mengutamakan untuk warga tidak mampu / fakir yang ada di sekitar sekolah. Hal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sekolah terhadap masyarakat sekitar sebagai mitra pendidik-an yang paling terdekat dan penting. Sebagaimana ajaran bahwa orang-orang yang ada di sekitar rumah kita hingga empat puluh rumah di kiri – kanan – depan – dan belakang adalah saudara yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari kita.
Untuk keperluan tersebut, maka pengurus OSIS bekerjasama dengan pengurus RT untuk mendapatkan data resmi mengenai warga yang benar-benar berhak menerima penyaluran zakat. Dengan cara seperti ini, maka setidaknya penyalur-an zakat benar-benar efektif dan tepat sasaran.
Ini merupakan kegiatan positif yang setiap tahun dilakukan oleh pengurus OSIS SMK Brawijaya. Dengan kegiatan rutin ini, maka setidaknya kita dapat mem-berikan bekal kehidupan keimanan seutuhnya kepada anak didik, sehingga tidak hanya mendapatkan materi teori saat proses pembelajaran, melainkan juga praktik langsung dalam kegiatan kemasyarakatan.
Selamat bagi pengurus OSIS yang secara khusus menangani kegiatan tanpa menuntut imbalan, melainkan didasari atas keimanan semata!

0 komentar:

Artikel Terbaru